Kau tanya, kenapa?
Aku diam.
Kau tanya lagi, kenapa?
Tak kujawab.
Hening.
Kau coba menyapa.
Aku masih diam.
Maaf.
Aku bersembunyi di balik diam.
Maaf.
Kudiamkan engkau lebih dari dua puluh empat jam.
Aku malu.
Tanya tanpa jawab untuk membiaskan egoku.
Maaf, aku tak pandai menjaga tingkahku.
Pagi yang dingin, 27 Juni 2017
Aeninuraa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar