Minggu, 27 Agustus 2017

Rapuh

Beginikah rasanya?
Kembali ke titik terbawah.
Saat langkah hampir menapaki puncak.
Engkau membentangkan jarak.

Tujuh belas hari, tanpamu.
Aku masih di sini.
Merekatkan kepingan harap.
Diantara do'a dalam senyap.

Rapuh, itulah yang kurasa saat ini.
Entah sampai kapan?
Tertatih dalam impian.
Membiaskan kepastian.

Detik demi detik berlalu.
Aku bersama waktu.
Meski rapuhku kau abaikan.
Engkau tetaplah perantara kebaikan.

Bersama Senyap, 27 Agustus 2017
Aeninuraa

Selasa, 08 Agustus 2017

Hanya Aku

Aku masih bersama senja.
Bersama riuhnya do'a.
Hanya aku, tanpa kamu.
Harapku perlahan merapuh.
Kamu terasa begitu jauh.
Jangankan untuk kugapai.
Mendekat pun belum tentu sampai.

Rindu ini hanya rinduku.
Bukan kamu.
Sesak ini hanya sesakku.
Bukan kamu.
Inginku bukanlah inginmu.
Mimpiku bukanlah mimpimu.
Hanya aku, tanpa kamu.

Cipanas, 08 Agustus 2017
Aeninuraa