Beginikah rasanya?
Kembali ke titik terbawah.
Saat langkah hampir menapaki puncak.
Engkau membentangkan jarak.
Tujuh belas hari, tanpamu.
Aku masih di sini.
Merekatkan kepingan harap.
Diantara do'a dalam senyap.
Rapuh, itulah yang kurasa saat ini.
Entah sampai kapan?
Tertatih dalam impian.
Membiaskan kepastian.
Detik demi detik berlalu.
Aku bersama waktu.
Meski rapuhku kau abaikan.
Engkau tetaplah perantara kebaikan.
Bersama Senyap, 27 Agustus 2017
Aeninuraa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar